Melestarikan Hutan Lewat Adopsi Hutan

Hutan

Dulu sekali saya sering beranggapan bahwa fungsi hutan hanyalah sebagai sumber oksigen yang diperlukan untuk manusia hidup, hutan juga berfungsi sebagai penjaga iklim dan mencegah terjadinya bencana alam seperti erosi maupun banjir.

Daun Pohon Bidara - TN. Baluran

Tapi.. 

Lebih dari itu ternyata, Hutan merupakan tempat berlindung beraneka ragam jenis hayati yang lebih dari sekedar tumbuhan, serta beragam jenis hewan yang diantaranya merupakan satwa yang populasinya hanya tinggal beberapa saja (langka) karena perburuan liar atau tidak terjaganya Hutan tempat mereka tinggal.


Belum lagi soal deforestasi atau yang lebih kita kenal dengan istilah penggundulan hutan yang dialihgunakan untuk penggunaan nir-hutan seperti pertanian, pertambangan, atau perluasan kawasan perkotaan, membuat semakin terancamnya lagi keberadaan seluruh ekosistem yang ada di dalam hutan.

Sisa pohon hasil penggundulan hutan pun juga menjadi salah satu motif ekonomi besar yang membuat pengalihgunaan hutan ini menjadi semakin marak terjadi dan kemudian mengesampingkan upaya-upaya akan pelestarian hutan.

Khususnya di Indonesia sendiri yang mengalami masalah deforestasi yang cukup parah tingkat kerusakannya.

 

Pengalaman masuk Hutan, untuk naik gunung.

Lagi-lagi bahas naik gunung, hehehe.


Karena beberapa kali punya kesempatan naik gunung, saya jadi punya bahan yang semoga saja objektif untuk diceritakan, terutama dalam menilai kondisi hutan yang dilihat secara lebih dekat.

Jadi, dari beberapa gunung yang pernah saya daki yang keseluruhannya berada di pulau jawa, hampir 80% lereng gunungnya beralih fungsi dari Hutan menjadi area pemukiman atau kawasan pertanian yang pengelolaannya dilakukan oleh penduduk setempat lereng gunung tersebut.

 

Penggundulan hutan ini lagi-lagi didorong oleh motif ekonomi yang menurut para pemilik hutan atau masyarakat desa setempat bahwa pengalihgunaan hutan menjadi kawasan pertanian jauh lebih menguntungkan atau bernilai ekonomi lebih tinggi daripada mempertahankan pelestarian hutan itu sendiri.

Sebagai warga desa yang jauh dari perindustrian seperti hal-nya masyarakat perkotaan, mereka tidak memiliki jalan keluar lain sehingga menjadikan pertanian sebagai peluang paling potensial untuk meningkatkan pendapatan.

Padahal selain manfaat besar yang dihasilkan oleh hutan, hutan itu indah menurut saya. banyak sekali varietas tumbuhan atau pepohonan yang beranekaragam jenisnya.

Meski hutan yang pernah saya kunjungi tersebut berada di kawasan pegunungan yang besentuhan langsung setiap harinya dengan manusia, bukan seperti hutan di daerah pedalaman yang masih betul-betul terjaga perihal keasrian dan kealamianya.

 

Lantas, Apa yang bisa kita Lakukan untuk dapat menjaga keberlangsungan Hutan ?

Merawat hutan sejatinya bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak pemerintah, pegiat lingkungan atau masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan hutan saja, melainkan menjadi tanggung jawab bersama. karena tanpa lahan, tanpa hutan, kita pun tidak akan dapat menjaga keberlangsungan kehidupan anak cucu kita.

 

Seperti kasus lahan hutan yang beralih fungsi menjadi area pertanian, semua pihak bisa bersatu untuk meningkatkan pendapatan baru bagi masyarakat agar tidak lagi merusak hutan atau lingkungan, dengan membuat peluang usaha lain yang lebih potensial.

Nah..

untuk mengurangi semakin meluasnya lagi penggundulan hutan, kita yang notabene sebagai masyarakat perkotaan yang tidak berdampingan secara langsung dengan hutan, ada cara lain untuk dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian hutan, yaitu dengan cara "Adopsi Hutan".


Apa itu Adopsi Hutan?

Adopsi hutan adalah gerakan gotong royong menjaga hutan yang masih ada, mulai dari pohon tegaknya, hewannya, flora eksotisnya, serta keanekaragaman hayati lain di dalamnya.

melalui adopsi hutan, siapa pun dimanapun bisa terhubung langsung dengan ekosistem hutan beserta para penjaganya.

Mari bantu masyarakat penjaga hutan indonesia dengan adopsi hutan dengan melakukan donasi atau penggalangan dana di laman berikut ini.

Kita Bisa Adopsi Hutan Indonesia

Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan lembaga masyarakat setempat untuk patroli hutan desa/adat, serta modal wirausaha produksi hasil hutan non-kayu, dan klinik kesehatan warga

 


Selain itu kita juga dapat turut serta mengkampanyekan isu-isu lingkungan, salah satunya dengan mengawal penjagaan hutan, mengkonsumsi hasil hutan, dan sekali-kali boleh lah kita bersama berkunjung kehutan..

supaya bisa sama-sama mengamini salah satu dari sekian banyak keindahan ciptaan-Nya ini.



Kalau bukan kita, siapa lagi ?

#HariHutanIndonesia #HutanKitaJuara #AdopsiHutan #HIIXBPN #BlogCompetitionShare

Komentar

  1. wah.. semoga kegiatan seperti adopsi hutan ini bisa terus ada ya mbak, kalau bukan kita, siapa lagi ya..

    salam lestari ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, semoga saja yaa
      Trims sudah mampir :)

      Hapus
  2. Pernah merasakan udara di gunung, merasakan teduhnya beristirahat di bawah pohon. Melihat keindahan penciptaan Maha kuasa. Lantas haruskah kita membiarkan hutan kita habis, demi sebuah materi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Subhanallah sekali yaa susasana di ketinggian.
      Semoga dgn adopsi hutan ini, bisa jd solusi yg terbaik untuk jaga hutan kita :)

      Hapus
  3. pemandangannya indah banget..Semoga kesadaran masyarakat kita semakin tinggi untuk menjaga kelestarian hutan bersama-sama ya

    BalasHapus

Posting Komentar