Berhias Saat Lebaran


Ramadhan Day 22

Make up, sesuatu yang sudah sangat akrab dengan kehidupan para wanita, tidak terkecuali para muslimah yang berhijab, penggunaannya bisa dari mulai bangun tidur hingga menjelang tidur kembali, seolah make up tidak bisa terpisahkan dengan kehidupan kita.

Kamu suka bertanya-tanya tidak hukum bermake up itu sebetulnya boleh atau tidak?

 "Tidak akan masuk surya seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar debu"
ada seseorang yang bertanya, "Bagaimana dengan seseorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?"
beliau menjawab, "Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain"
(H.R Muslim)

Hadits tersebut cukup menjelaskan, bahwa islam tidak melarang hambanya untuk memperhatikan penampilan atau merawat diri, asal diniatkan untuk beribadah kepada Allah Swt maka akan bernilai pahala.

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan juga, salah satunya adalah komposisi dari make up yang kita gunakan harus terjamin keamanan dan kehalalannya. selain itu, terdapat batasan-batasan bermake-up bagi muslimah seperti :



Mencabut alis, menggunakan rambut palsu dan menyambung rambut

Fimela
Nah, ini adalah salah satu trend yang terjadi di kalangan wanita, termasuk wanita muslim. Demi alasan kecantikan, para wanita akan melakukan apapun, salah satunya adalah dengan mencabut alis, mengenakan rambut palsu, dan melakukan sambung rambut. Rasulullah SAW sejak dulu telah melaknat perempuan yang mencabut alisnya.

“Telah dilaknat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang minta untuk disambung rambutnya, wanita yang mencabut alis dan wanita yang minta dicabut alisnya, wanita yang mentato dan wanita yang minta untuk ditato, tanpa ada penyakit”  (HR Abu Daud dalam sanad shahih)


Menggunakan parfum semerbak di luar rumah

Allure
 Dalam Islam, penggunaan parfum adalah sah-sah saja selama digunakan untuk menyenangkan seorang suami. Namun ternyata banyak wanita yang menggunakan parfum untuk kepentingan di luar rumah dengan alasan agar lebih wangi dan tidak tercium bau badannya. Penggunaan parfum secara berlebihan ini tentu saja akan membuat kaum pria menjadi tergoda. Rasulullah SAW bahkan menyebut wanita yang menggunakan parfum untuk keluar rumah layaknya seorang penzina. Hal ini terdapat pada hadistnya.

“Wanita mana saja yang memakai parfum kemudian lewat pada suatu kaum supaya mereka mencium bau parfum itu maka perempuan itu telah berzina” (HR An Nasai)


Berdandan yang akan mengundang syahwat lelaki

Fimela
Haram hukumnya bagi wanita yang berdandan malah akan membuat syahwat pria lain menjadi tergoda. Contohnya adalah dengan berpakaian tertutup namun tipis sehingga akan membuat lekuk tubuh seorang wanita menjadi terlihat. Berdandan disini juga mengacu pada model baju dan juga make up yang terlalu berlebihan. Contoh make up yang berlebihan adalah dengan pemakaian lipstick yang nampak membuat bibir terlihat seksi sehingga akan membuat pria tergoda. Rasulullah SAW bersabda :
“Wanita yang berpakaian tetapi telanjang, yang berjalan melenggak lenggok guna membuat manusia memandangnya, mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapati aromanya. Padahal aroma surga bisa dicium dari jarak 500 tahun.” (HR Malik dalam Al-Muwathatha’)



  "Sejatinya batasan tersebut diperuntukan bagi kemaslahatan kita sebagai seorang muslimah."



Salam,
#30HariKebaikanBPN #BloggerPerempuan

Komentar

  1. numpang promote ya min ^^
    Bosan tidak tahu mau mengerjakan apa pada saat santai, ayo segera uji keberuntungan kalian
    hanya di D*E*W*A*P*K
    dengan hanya minimal deposit 10.000 kalian bisa memenangkan uang jutaan rupiah
    dapatkan juga bonus rollingan 0.3% dan refferal 10% :)

    BalasHapus

Posting Komentar